YOUTUBE HAPUS KONTEN HOAKS TENTANG VAKSIN COVID-19

Platform berbagi video YouTube mengumumkan bahwa mereka melarang semua konten yang menyebarkan informasi yang salah tentang vaksin Covid-19.

Platform berbagi video YouTube mengumumkan bahwa mereka melarang semua konten yang menyebarkan informasi yang salah tentang vaksin Covid-19. Mereka juga melarang akun-akun aktivis anti-vaksin atau akun influencer yang menyebarkan hoaks vaksin Covid-19.

“Kami memperluas kebijakan misinformasi medis kami di YouTube dengan pedoman baru tentang vaksin yang saat ini diberikan, disetujui, dan dikonfirmasi aman dan efektif oleh otoritas kesehatan setempat dan WHO,” demikian pernyataan YouTube, seperti dikutip dari liputan6.com (1/10/2021).

Jadi, YouTube akan menghapus video-video berisi informasi tentang vaksin Covid-19 yang bertentangan dengan kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sejak tahun lalu, sebenarnya YouTube telah menghapus 130 ribu video berisi hoaks tentang vaksin. Kini, mereka ingin memperluas kebijakan tersebut.

Tak hanya melarang konten hoaks vaksin, YouTube juga akan memperbanyak konten positif tentang vaksin Covid-19. Misalnya, video testimoni penerima vaksin, uji coba vaksin baru, dan kebijakan vaksin.

Kebijakan YouTube tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang berisi sebagian besar platform media sosial bertanggung jawab atas ketidakpercayaan orang dalam menerima vaksinasi dengan menyebarkan informasi yang salah. Biden pun meminta platform-platform media sosial yang ada untuk mengatasi masalah ini.

Selain YouTube, media sosial Twitter juga akan mengambil langkah serupa. Sementara itu, Facebook telah bertindak sejak Februari lalu dengan menargetkan klaim-klaim palsu yang mengatakan vaksin tidak efektif atau bisa menyebabkan autisme.

Total
0
Shares
Previous Article

DPR SAHKAN UU PERPAJAKAN, PAJAK ORANG KAYA NAIK 35 PERSEN

Next Article

KESERUAN RANGKAIAN ACARA Z FUTURE LEADERS YANG DUKUNG KREATIFITAS GEN Z INDONESIA

Related Posts