WASPADAI GEJALANYA, KINI OMICRON RI NAIK 254 KASUS

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan 92 kasus baru Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron, hingga mencapai 254 kasus pada Selasa, 4 Januari 2022. Dua gejala yang paling banyak ditemukan secara keseluruhan yaitu, batuk (49 persen) dan pilek (27 persen).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan 92 kasus baru Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron, hingga mencapai 254 kasus pada Selasa, 4 Januari 2022. Dua gejala yang paling banyak ditemukan secara keseluruhan yaitu, batuk (49 persen) dan pilek (27 persen).

Penambahan kasus Omicron di Indonesia didominasi oleh WNI yang baru kembali dari perjalanan luar negeri. Dari 254 kasus, 239 kasus di antaranya merupakan pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus merupakan transmisi lokal.

Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih pesat dibandingkan dengan varian Delta, sehingga pasien yang memiliki gejala atau tidak wajib melakukan isolasi di rumah sakit. Hal ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529), yang ditandangani Menkes pada 30 Desember 2021.

Untungnya, sampai sekarang tidak ada yang membutuhkan perawatan serius di rumah sakit, cukup diberi obat dan vitamin.

Total
0
Shares
Previous Article

5 JANUARI 1933: IKON SAN FRANCISCO, JEMBATAN GOLDEN GATE, MULAI DIBANGUN

Next Article

DESAIN ISTANA PRESIDEN DI KALIMANTAN TIMUR YANG LAMA VS. BARU. BAGUS MANA?

Related Posts
Read More

MENAKER IZINKAN KARYAWAN SWASTA CUTI NATAL DAN TAHUN BARU

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengizinkan karyawan swasta untuk mengambil cuti Natal dan Tahun Baru. Hingga saat ini, Surat Keputusan Bersama (SKB), Menag, Menaker, dan Menteri PAN-RB Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, hanya mengikat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN.