WARGA BEKASI GAGAL VAKSIN AKIBAT NIK DIPAKAI WARGA ASING

Seorang pria asal Bekasi mengaku gagal mendapat vaksin karena NIKnya sudah dipakai oleh orang lain.

Seorang pria asal Bekasi mengaku gagal mendapat vaksin karena NIKnya sudah dipakai oleh orang lain. Pria itu bernama Wasit Ridwan (47), warga Perumahan Vila Mutiara Cikarang, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kejadian bermula ketika ia hendak mendaftarkan diri untuk divaksin tetapi mendapat penolakan dari pihak administrasi. Alasannya, NIK KTP milik Wasit sudah pernah terdaftar untuk vaksinasi seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama Lee In Wong.

Lee In Wong melaksanakan vaksinasi di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok pada 25 Juni 2021. Wasit pun kaget mendengar berita ini karena ia tak mengenal Lee In Wong dan tak pernah meminjamkan KTPnya.

“Saya tidak pernah divaksin, sekalinya mau divaksin enggak bisa. Setelah verifikasi ternyata nomor NIK saya dipakai satu kali. Padahal, saya tidak pernah divaksin, tapi nomor NIK itu sama dengan milik saya,” kata Wasit, seperti dikutip dari indozone.id.

Saat ini, kasus ini sedang dilaporkan ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena pendataan NIK KTP adalah kewenangan Kemendagri. Pemerintah berjanji akan memperbaiki data vaksin sesuai database kependudukan.

Wasit sendiri sudah divaksin pada Selasa (3/8/2021) karena ia memiliki dokumen kependudukan yang sah. Namun, belum diketahui pasti apakah ia bisa mendapatkan sertifikat vaksin atau tidak.

Total
0
Shares
Previous Article

DEMOKRAT PROTES WARNA PESAWAT KEPRESIDENAN DIGANTI DARI BIRU KE MERAH

Next Article

JATIM MASIH JADI PROVINSI DENGAN ZONA MERAH COVID-19 TERBANYAK DI INDONESIA

Related Posts