TUNTUTAN PERKARA KASUS ISTRI MARAHI SUAMI MABUK TELAH DICABUT

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Direktorat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (JAM-Pidum) Kejaksaan Agung telah mencabut tuntutan terhadap Valencya, terdakwa kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Direktorat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (JAM-Pidum) Kejaksaan Agung telah mencabut tuntutan terhadap Valencya, terdakwa kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sebelumnya, Valencya dilaporkan oleh mantan suaminya atas kasus KDRT psikis dan pengusiran. Ia dituntut satu tahun penjara oleh JPU di Pengadilan Negeri Karawang pada Kamis (11/11/2021).

“Jaksa agung sebagai jaksa penuntut umum tertinggi negara menarik tuntutan penuntut umum yang telah dibacakan pada hari Kamis, 11 November 2021, terhadap diri terdakwa Valencya alias Nengsy Lim anak dari Suryadi,” ucap JPU, Syahnan Tanjung, seperti dikutip dari kompas.com (24/11/2021).

Valencya pun mengaku terharu setelah mendengar JPU mencabut tuntutannya. Ia mengapresiasi sikap responsif Kejaksaan Agung.
“Terima kasih kepada semua yang telah mendukung,” kata Valencya.

Meskipun JPU sudah menyatakan pencabutan tuntutan terhadap Valencya, pihak Valencya masih menunggu penetapan dari hakim. Keputusan hakim akan keluar dalam sidang yang berlangsung Kamis (2/12/2021). Valencya pun berharap hakim akan benar-benar membebaskannya dari segala tuntutan.

Total
0
Shares
Previous Article

POWER RANGERS UNIVERSE AKAN HADIR DALAM BENTUK SERIAL DAN FILM DI NETFLIX

Next Article

ROBOT AI DIWACANAKAN AKAN GANTIKAN PNS. BENARKAH?

Related Posts