TIM PENELITI TEMUKAN EMBRIO DINOSAURUS BERUSIA 66 JUTA TAHUNAN DI TIONGKOK SELATAN

Sekelompok peneliti menemukan embrio dinaurus berusia sekitar 66 juta tahun di Ganzhou, Tiongkok Selatan. Embrio ini dikatakan dalam keadaan terawetkan dengan sangat baik dan dalam kondisi sedang bersiap untuk menetas dari telurnya.

Sekelompok peneliti menemukan embrio dinaurus berusia sekitar 66 juta tahun di Ganzhou, Tiongkok Selatan. Embrio ini dikatakan dalam keadaan terawetkan dengan sangat baik dan dalam kondisi sedang bersiap untuk menetas dari telurnya.

“Ini adalah salah satu embrio dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan dalam sejarah,” ujar peneliti Dr. Fion Waisum Ma, seperti dikutip dari bbc.com (22/12/2021).

Embrio tersebut diperkirakan adalah jenis dinosaurus theropoda tak bergigi atau oviraptosaurus. Para peneliti menjuluki jenis dinosaurus ini “Baby Yingliang”.

Oviraptorosaurus yang berarti ‘kadal pencuri telur’ adalah dinosaurus berbulu yang hidup di tempat yang sekarang disebut Asia dan Amerika Utara selama periode Kapur Akhir. Jenis dinosaurus ini memiliki bentuk paruh dan pola makan yang bervariasi. Kemungkinan mereka mengonsumsi tanaman.

“Baby Yingliang” memiliki ukuran panjang sekitar 27 cm dari kepala hingga ekor dan terletak di dalam telur sepanjang 17 cm di Museum Sejarah Alam Batu Yingliang. Dinosaurus itu akan tumbuh dua hingga tiga meter jika hidup sampai dewasa.

Para peneliti percaya makhluk itu berusia antara 72 dan 66 juta tahun. Kemungkinan dinosaurus ini diawetkan oleh tanah longsor tiba-tiba yang mengubur telur, melindunginya dari penjarah selama ribuan tahun.

Total
0
Shares
Previous Article

TREN "REVENGE TOURISM" DIPREDIKISI AKAN TERJADI PADA 2022

Next Article

KOPI KENANGAN JADI PERUSAHAAN F&B UNICORN PERTAMA DI ASIA TENGGARA SETELAH DAPAT PENDANAAN RP 1,3 TRILIUN

Related Posts