TIM ESPORTS GUNADARMA, TERBAIK DIANTARA 293 KAMPUS SE-INDONESIA DALAM FCL 2021

Jakarta – Laga ‘TikTok | FIGHT Campus Legend’ season pertama telah resmi berakhir pada Jumat (22/10/2021). Hasil pertandingan grand final mengantarkan Gunadarma Tinfor, memperoleh kemenangan mutlak dengan 0 kekalahan. 

Jakarta – Laga ‘TikTok | FIGHT Campus Legend’ season pertama telah resmi berakhir pada Jumat (22/10/2021). Hasil pertandingan grand final mengantarkan Gunadarma Tinfor, memperoleh kemenangan mutlak dengan 0 kekalahan. 

Sementara Gunadarma Flame yang berasal dari Universitas Gunadarma berhasil menempati posisi kedua. Posisi ketiga sempat diperebutkan oleh UGM Romusha dan Binus ASH. Namun,  tim ASH dari Binus University berhasil menduduki posisi ketiga FCL 2021.  

Pemenang pertama akan memperoleh hadiah dengan total nilai Rp 15 juta, pemenang kedua akan memperoleh Rp 12 juta, dan juara ketiga akan memperoleh Rp 10 juta.

“Akhirnya FCL season pertama berakhir dengan baik. Sebagai penyelenggara kami turut bangga dengan antusiasme dan sportifitas seluruh peserta dan penonton yang terlibat menyukseskan kegiatan ini. Tentunya kami bersyukur bahwa FIGHT Esports bisa menjadi medium bagi talenta baru dunia esports tanah air,” ungkap Vita Paulina, Operations and Marketing Management Forest Interactive.  

Sebelumnya pada semi-final atau play off ada 4 tim yang bertanding, UGM Romusha vs Gunadarma Tinfor dan Gunadarma Flame vs Binus ASH. Masing-masing pertarungan dalam semi-final menggunakan sistem BO3 (Best of Three) untuk masuk ke babak Grand Final. Setelah semi-final berlangsung, keluarlah hasil untuk Grand Final yaitu derby Gunadarma, Tinfor vs Flame. Sementara Binus ASH vs UGM Romusha untuk bronze match dimenangkan oleh Binus ASH. Kemudian untuk final dimenangkan oleh Gunadarma Tinfor 3-0 karena menggunakan sistem Best of 5. 

Kemenangan Gunadarma Flame sempat tak terduga karena sebelumnya tim ini memperoleh point terendah diantara tim yang lolos group stage, namun ternyata Gunadarma Flame mampu menang telak melawan Binus ASH dengan score 2 – 0 di semi-final. Naasnya nasib UGM Romusha harus menerima kekalahan dari Binus ASH tanpa perlawanan di bronze match yang membuat binus ASH menjadi juara ke 3. 

“Pertandingan antar tim dalam FCL ini sangat menegangkan. Kesulitan terbesar mungkin lokasi dan kondisi kami. Kami berlatih dan bertanding semuanya secara online dari rumah masing-masing, demi menekan penyebaran covid-19 dan menjaga kesehatan pemain kami. Kesulitan juga kami alami untuk masalah sinyal, terkadang beberapa dari kami kehilangan sinyal ketika sedang berlatih maupun bertanding,” cerita Voker dari tim Gunadarma Tinfor. 

Sebagai tim yang menjuarai FCL season pertama ini, Gunadarma Tinfor juga menceritakan bagaimana mereka berlatih. Mereka melakukan latihan dengan matang, dan istirahat yang cukup untuk menjaga performa saat bertanding. Untuk latihan, mereka juga rutin berlatih melawan tim-tim dari ESI maupun tim-tim dari PON. 

Laga final FCL berlangsung seru, selain dari permainannya, hal lain yang membuat turnamen ini makin seru karena dibawakan langsung oleh caster profesional dalam permainan mobile legend, yaitu Abed dan Dennisa Chainsmo. Penonton yang menyaksikan pertandingan lewat TikTok pun benar-benar terbawa oleh suasana pertarungan dan euforia kemenangan tim. 

“Kami turut senang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan ‘TikTok | FIGHT Campus Legend’ 2021. Kompetisi yang disiarkan secara live di TikTok ini juga telah membantu menumbuhkan komunitas gamers dan pecinta e-sport di TikTok, salah satunya melalui interaksi pemain dan penggemar pada periode kompetisi ini. Kami berharap TikTok dapat menjadi platform yang membantu pecinta e-sport menjangkau audiens yang lebih luas, menemukan bakat baru serta tetap terhibur,” kata Angga Anugrah Putra, Head of Operations, TikTok Indonesia 

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Article

ELON MUSK – PBB SALING TANTANG SOAL KEMAMPUAN ELON MENGATASI MASALAH KELAPARAN DUNIA

Next Article

HADIRI COP26 SKOTLANDIA, RIDWAN KAMIL PAMERKAN SUNGAI CITARUM KINI TAK LAGI JADI SUNGAI TERKOTOR DI DUNIA

Related Posts