Ternyata, Jadi Orang ‘Good Looking’ Gak Selamanya Enak, Lho!

Di zaman ini, hampir semua orang menginginkan wajah yang good looking. Nggak munafik, namun kalimat “kalo lo cantik atau ganteng, hidup lo bakal aman” terdengar nyata adanya. Memang sih, cantik atau ganteng itu relatif. Namun, jika lo memiliki tampang yang enak dipandang, berarti lo termasuk kaum good looking.

Mungkin lo berpikir kalau menjadi sosok yang good looking separuh masalah hidup akan tuntas. Bagaimana tidak, ketika lo good looking berbagai bantuan pun akan lo dapatkan meski tanpa diminta. Akan tetapi, ternyata menjadi orang good looking juga ada kerugiannya, lho.

Pertama, mudah diragukan dan diremehkan. Tak sedikit orang yang cenderung meragukan kemampuan seseorang yang good looking. Mereka merasa pencapaian yang diraih oleh kaum good looking tak luput dari tampang yang mereka miliki, bukan dari kemampuan mereka dalam melakukan sesuatu. Padahal, kita nggak tau perjuangan mereka demi meraih pencapaian tersebut.

Kedua, mereka dituntut harus selalu sempurna setiap saat. Kebanyakan orang good looking dinilai harus sempurna dari ujung kepala hingga ujung kaki. Bahkan, ada lho orang yang hobi banget mengomentari penampilan mereka jika nggak sesuai dengan ekspektasi mereka. Akibatnya, mereka cenderung sering merasa insecure dan tidak percaya diri.

Ketiga, mudah jadi pusat perhatian. Sebenarnya, gak masalah sih kalau menjadi pusat perhatian di hal-hal baik. Akan tetapi, kalau pusat perhatian di hal-hal yang kurang baik seperti catcalling hingga pelecehan, tentunya akan sangat menjengkelkan dan membuat trauma.

Intinya, mau seperti apapun penampilan lo, menghormati dan menghargai setiap orang adalah suatu keharusan. Terpenting, tetaplah menjadi seseorang dengan kepribadian yang baik, karena kalau modal good looking saja, semua orang juga bisa. Namun, nggak semua orang bisa bersikap baik.

Source Photo from Netflix/Terlalu Tampan

Total
0
Shares
Previous Article

Tips Mencari Pasangan: Cari yang Tingkat Finansialnya Sepadan

Next Article

Cerita Patung Merlion Singapura dan Kaitannya dengan Pangeran Sang Nila Utama dari Sriwijaya

Related Posts