TAKUT MASUK NERAKA, KORUPTOR BAWA UANG DALAM PETI MATI UNTUK SUAP TUHAN

Ada kisah unik dari kematian Charles Obong, seorang pria yang dikenal sebagai koruptor asal Uganda. Obong meninggal dunia pada 2017. Namun, berita tentangnya kembali ramai diperbicangkan setelah makamnya yang terletak di Distrik Lira kembali dibongkar.

Ada kisah unik dari kematian Charles Obong, seorang pria yang dikenal sebagai koruptor asal Uganda. Obong meninggal dunia pada 2017. Namun, berita tentangnya kembali ramai diperbicangkan setelah makamnya yang terletak di Distrik Lira kembali dibongkar.

Makam Obong dibongkar berdasarkan permintaan dari pendeta bernama Joel Agel Awio. Ia meminta makam Obong dibongkar setelah mendengar ada tumpukan uang sebesar Rp 791 juta di dalam peti mati mantan pegawai pejabat senior di Kementerian Pelayanan Publik tersebut.

Setelah dibongkar, ternyata kebenaran tentang keberadaan uang-uang tersebut terbukti. Ada pula logam emas dan mobil Mercedes Benz di dalam makamnya. Akhirnya, seluruh harta benda itu dikembalikan ke keluarga Obong.

Rupanya, sewaktu masih hidup, Obong pernah berpesan kepada istri dan keluarganya agar dikuburkan dengan sejumlah uang. Melansir dari kompas.com (19/12/2021), uang itu ingin ia berikan kepada Tuhan pada Hari Penghakiman sebagai persembahan agar dosa-dosanya bisa diampuni. Secara tak langsung, ia ingin “menyuap” Tuhan agar dosanya diampuni dan masuk surga.

Sang istri pun memenuhi permintaan mendiang suaminya. Saat Obong meninggal pada 17 Desember 2016 akibat sakit yang berkepanjangan dalam usia 52 tahun, uang senilai 200 juta Shilling atau sekitar Rp 791 juta dimasukkan ke dalam peti matinya. Tak ketinggalan, istrinya juga menyelipkan logam mulia di peti matinya.

Sebagai informasi, Obong dikabarkan sering melakukan korupsi setelah menjabat sebagai wakil rakyat. Bahkan, ia telah mengakui banyak perbuatan korupsinya.

Lalu, karena uang di dalam peti mati Obong telah dikembalikan kepada keluarganya, apakah itu artinya dia gagal menyuap Tuhan? Tentu apapun upaya yang dilakukan Obong, ia tetap tak bisa menyuap Tuhan. Daripada mencoba menyuap, lebih baik berbuat baik semasa hidup dan meminta didoakan setelah meninggal, bukan?

Total
0
Shares
Previous Article

POLEMIK SONGKET: UNESCO UMUMKAN SONGKET WARISAN BUDAYA MALAYSIA

Next Article

GLETSER KIAMAT TERUS MENCAIR: BUMI DIAMBANG KEHANCURAN

Related Posts
Read More

MENAKER IZINKAN KARYAWAN SWASTA CUTI NATAL DAN TAHUN BARU

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengizinkan karyawan swasta untuk mengambil cuti Natal dan Tahun Baru. Hingga saat ini, Surat Keputusan Bersama (SKB), Menag, Menaker, dan Menteri PAN-RB Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, hanya mengikat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN.