STUDIO GHIBLI BUKA DONASI KARENA HAMPIR BANGKRUT AKIBAT PANDEMI

Furusato Nozei merupakan suatu sistem di negara Jepang atau disebut “Pajak Kampung Halaman.”

Furusato Nozei merupakan suatu sistem di negara Jepang atau disebut “Pajak Kampung Halaman.” Dimulai pada tahun 2008, Furusato nozei memungkinkan untuk individu dapat memberikan sumbangan kepada usaha/bisnis yang telah jatuh disaat masa-masa sulitnya, sebagian dapat mereka klaim sebagai kredit terhadap pajak yang harus mereka bayarkan pada akhir tahun.

Awalnya sebagian besar perusahaan yang meminta sumbangan adalah usaha kecil lokal yang berada di pedesaan. Namun kali ini berbeda, minggu ini sebuah organisasi kota besar meminta sumbangan kepada furusato nozei, yaitu Museum Ghibli yang sangat terkenal.

“Kami telah memulai kampanye furusato nozei untuk mengumpulkan dana terkait operasional Museum Ghibli di Mitaka. Kami meminta dukungan kalian.”

Biasanya Museum Ghibli sangat ramai dikunjungi dengan harga tiket yang cukup terjangkau di 1,000 yen serta cafe nya yang selalu ramai.

Namun, akibat pandemi museum tersebut telah beberapa kali melakukan penutupan sementara dan sulit untuk dapat bertahan, sehingga mereka pernah mengeluarkan statement seperti berikut:

“Saat ini kondisi kami sangat merah. Pada bulan Maret, kami menerima hibah dari kota Mitaka untuk dapat mendukung biaya operasional kami, tetapi bahkan dengan itu, dana yang sudah didapatkan digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan dalam skala besar. Pandemi Corona ini diperkirakan akan terus berlanjut untuk waktu yang cukup lama, dan jika kami bergantung kepada dana cadangan kami, kami yakin pengoperasian fasilitas dan pemeliharaan yang direncanakan akan dalam keadaan bahaya.”

Kampanye donasi dari furusato nozei untuk museum Ghibli ini diluncurkan pada hari kamis kemarin. Biasanya, apabila pendonasi melakukan donasi mereka biasanya akan mendapatkan semacam hadiah/souvenir untuknya, namun kampanye kali ini yang akan diterima oleh pen donatur hanyalah kartu ucapan terima kasih. Kampanye ini meminta para donatur untuk minimal menyumbang sebesar 5.000 yen (sekitar 650.000 rupiah).

Target kampanye sendiri memiliki target sebesar 10 juta yen (sekitar 1,3 milyar rupiah), namun ternyata pada Jumat malam hasil yang telah didonasikan mencapai lebih dari 12 juta yen dalam kurun waktu kurang dari 24 jam sejak tweet Museum Ghibli mengumumkan kampanye nya. Pada tulisan tersebut, 12.106.031 yen berasal dari 1.478 pendonasi yang kalau dihitung rata-rata memberikan 8.190 yen per orang.

Kampanye ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Januari, para penggemar tentunya masih memiliki banyak waktu untuk membantu fasilitas tersebut dari krisis anggarannya.

Total
0
Shares
Previous Article

OKNUM SATPOL PP GOWA YANG PUKUL SUAMI ISTRI JADI TERSANGKA DAN DICOPOT DARI JABATAN

Next Article

KERUGIAN AKIBAT KEBAKARAN DI KANTOR BPOM CAPAI 600 JUTA

Related Posts