selama 2020, penjualan game konsol tembus rp 776 triliun

Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat Industri game menjadi salah satu pilihan bagi sebagian orang untuk mengisi aktivitas ketika program Stay at Home dijalankan.

Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat Industri game menjadi salah satu pilihan bagi sebagian orang untuk mengisi aktivitas ketika program Stay at Home dijalankan. Game konsol dikabarkan mendapatkan total penjualan hingga USD 53,9 miliar (sekitar Rp 776 triliun) pada tahun 2020.

Beberapa orang lebih memilih untuk bermain game dibandingkan harus menghabiskan waktu di luar rumah. Terlepas dari dampak negatif yang ditimbulkan COVID 19, industri game justru mengalami peningkatan, seperti yang dialami oleh Nintendo Switch.

Belum lagi persaingan panas antara PlayStation dan Microsoft dengan penawaran konsol baru mereka, serta kesuksesan Nintendo Switch yang mampu menghasilkan 87% dari penjualan konsol Jepang pada tahun 2020, dengan pengeluaran hingga 7 juta unit.

Ditahun 2020, antara perangkat keras, perangkat lunak dan layanan (PS+ & Xbox Game Pass) di konsol, mencapai total pengeluaran hingga USD 53,9 miliar (sekitar Rp 776 triliun), 19% lebih tinggi dibandingkan tahun 2019.

Berdasarkan data tersebut,dijelaskan bahwa meskipun Nintendo mendominasi pasar, tetapi Sony masih menjadi yang teratas, menyumbang 46% dari total tahun 2020. Hal ini dikaitkan dengan pengguna Sony yang lebih besar dari 114 juta versus Switch sekitar 80 juta.

Persentase yang meningkat ini didukung oleh layanan konsol seperti PS Plus dan Xbox Game Pass yang membuat layanan tersebut tampak lebih menarik bagi gamer. Namun sayangnya Xbox hanya menyumbang 23% dari total USD 53,9 miliar. Sehingga harapan ke depannya, mereka dapat memimpin di atas PlayStation dan Nintendo Switch.

Total
0
Shares
Previous Article

tim badminton indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan all england 2021

Next Article

sundance film festival 2021 bakal hadir di indonesia

Related Posts