Sebanyak 70% Perempuan Terjebak dalam Hubungan Toxic

Saat menjalani suatu hubungan, masing-masing pasangan mengharapkan terjalin hubungan yang sehat dan ada timbal balik yang baik. Sayangnya, gak semua hubungan bisa terlaksana dengan baik. Di samping itu, tidak sedikit juga orang yang memutuskan untuk tetap bertahan.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Ben-Porat dan Itzhaky, Davhana-Maselesele, Horwitz dan Skiff, sebanyak 40 hingga 70 persen perempuan yang menjadi korban dalam toxic relationship, tetap kembali ke pasangannya dan justru malah mempertahankan hubungan tersebut.

Biasanya, hubungan ini tetap dipertahankan lantaran mereka yang menjadi korban merasa bahwa pasangannya akan berubah menjadi lebih baik. Padahal, faktanya nggak semua pasangan merasa mampu atau memiliki keinginan untuk berubah.

Bahkan, berdasarkan data yang dihimpun dari Komnas Perempuan pada CATAHU 2020 Komnas Perempuan: Lembar Fakta dan Poin Kunci. Berdasarkan data tersebut, setidaknya ada 1.309 kasus kekerasan yang terjadi dalam hubungan pasangan kekasih.

Kekerasan tersebut bukan hanya dari segi fisik, namun juga dari kekerasan seksual, kekerasan finansial, kekerasan tertutup seperti perselingkuhan, dan kekerasan terbuka.

Adakalanya, mereka yang menjadi korban menolak untuk menyadari kalau mereka diperlakukan dengan salah. Namun, gak perlu khawatir, karena para korban akan berhenti dengan sendirinya ketika mereka sudah sadar.

Hayo, apakah lo pernah melakukan hal serupa?

Source Photo from Mxsh/Unsplash

Total
0
Shares
Previous Article

Festival Musik Gudfest 2022 Resmi Ditunda Sampai Maret Tahun Depan

Next Article

Serba-serbi Elon Musk Saat KTT B20

Related Posts