ROBOT AI DIWACANAKAN AKAN GANTIKAN PNS. BENARKAH?

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengutarakan komitmennya untuk menggantikan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot Artificial Intelligence (AI).

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengutarakan komitmennya untuk menggantikan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot Artificial Intelligence (AI). Ia mengatakan, robot AI akan menggantikan eselon III dan IV yang menghambat birokrasi.

“Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional,” kata Jokowi, dalam acara Musrenbagnas RPJMN 2020-2024 tahun 2019, seperti dikutip dari cnbcindonesia.com (25/11/2021).

Menurutnya, penggantian peran PNS dengan robot AI dapat membuat proses birokrasi saat merespons perubahan dunia menjadi lebih cepat dan sederhana.

“Nanti dengan big data yang kita miliki, jaringan yang kita miliki, memutuskan akan cepat sekali kalau kita pakai AI. Tidak bertele-tele, tidak muter-muter,” ujar Jokowi.

Walaupun begitu, ia memastikan kehadiran robot AI tidak akan mengurangi pendapatan para PNS. Hal serupa juga disampaikan Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama BKN, Satya Pratama.

“Tidak (dihilangkan), tetap ada PNS. Namun jumlahnya tidak gemuk atau besar. Konsep ini butuh perencanaan yang lebih matang dan komperhensif. Sehingga waktu yang dibutuhkan juga tidak singkat. Itu masih dikaji lebih lanjut,” ucapnya.

Menanggapi wacana tersebut, sebagian PNS mengaku khawatir bila pekerjaannya diambil alih oleh robot. Menurut beberapa PNS, kehadiran manusia sebagai pekerja masih dibutuhkan di beberapa bidang. Jadi, pekerjaan PNS tak bisa sepenunya digantikan oleh robot.

Kalau menurut kamu sendiri gimana?

Total
0
Shares
Previous Article

TUNTUTAN PERKARA KASUS ISTRI MARAHI SUAMI MABUK TELAH DICABUT

Next Article

HOBI JADI CUAN: KOLEKSI UANG JADUL BISA UNTUNG RATUSAN JUTA RUPIAH

Related Posts