POLISI BERHASIL GREBEK TEMPAT PENIMBUNAN OBAT COVID-19 DI KOMPLEK KALIDERES

Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggeledah sebuah ruko di kawasan Kompleks Pergudangan Kalideres yang diduga menimbun obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19.

Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggeledah sebuah ruko di kawasan Kompleks Pergudangan Kalideres yang diduga menimbun obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19.

Lokasi ruko itu di Jalan Peta Barat Ruko Peta Barat Indah III Blok C Nomor 8, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (12/7/2021).

“Kami berada di salah satu ruko dimana terindikasi, kami melihat beberapa fakta yang kami temukan dari hasil penyelidikan, ada indikasi penimbunan (obat),” kata Kapolres Metro Jakbar, Kombespol Ady Wibowo, dikutip dari Antara, Selasa (13/7/2021)

Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata ruko tersebut menimbun banyak jumlah obat yang disimpan dalam ruko tersebut.

Pelaku diduga menimbun obat agar harganya naik melebihi harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

“Kami melihat di sini bahwa fakta-fakta yang ditemukan di lapangan ada upaya untuk menaikkan harga dari harga eceran tertinggi,” ujar Ady.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar, Kompol Joko Dwi Harsono menyebut obat-obatan itu ditemukan dalam jumlah ribuan dus.

Ditemukan jenis obat Azithromycin 500 miligram (mg) sebanyak 730 boks, yang harga awalnya Rp1.700 per tablet diduga akan dinaikkan menjadi Rp3.350 per tablet.

Masih ada lagi obat-obatan pendukung yang ditimbun dalam gudang milik PT. ASA, di antaranya Paracetamol, dan obat lainnya.

Polisi saat ini memeriksa tiga orang saksi, yaitu YP (58) sebagai Direktur, MA (32) sebagai Apoteker, dan E (47) tahun, sebagai Kepala Gudang. Polisi juga akan memeriksa pihak terkait dan ahli.

Rencananya, obat tersebut akan disebar pelaku ke berbagai wilayah Jabodetabek, serta kota-kota lain di Pulau Jawa.

“Ini rencana disebar ke wilayah Jabodetabek, namun karena ada indikasi penimbunan ya kami akan usut. Agar obat ini bisa sampai ke warga yang membutuhkan,” kata Joko.

Kasus dugaan penimbunan obat-obatan pasien Covid-19 ini telah masuk ke dalam tahap penyidikan.

sumber : indozone

Total
0
Shares
Previous Article

PASIEN SEMBUH DARI COVID-19 BERTAMBAH JADI 34.754 ORANG

Next Article

INDONESIA KEKURANGAN 3000 ORANG DOKTER DAN 20.000 PERAWAT UNTUK MENGATASI LONJAKAN COVID-19

Related Posts
Read More

BAPPEBTI SEBUT BINARY OPTION ILEGAL DI INDONESIA

Akhir-akhir ini, binary option tengah populer di kalangan trader dan ramai diperbincangkan publik. Melansir dari kontan.co.id, binary option merupakan salah satu instrumen trading online di mana trader memprediksi harga sebuah aset naik atau turun dalam jangka waktu tertentu.