PERSIAPAN BALI DALAM MENYAMBUT WISATAWAN MANCANEGARA

Pemerintah mulai mengizinkan Bali membuka pintu pariwisata bagi turis mancanegara. Kebijakan ini menyusul kondisi pandemi Covid-19 di Bali yang semakin terkendali.

Pemerintah mulai mengizinkan Bali membuka pintu pariwisata bagi turis mancanegara. Kebijakan ini menyusul kondisi pandemi Covid-19 di Bali yang semakin terkendali.

Adapun tujuan dari pembuatan kebijakan tersebut adalah untuk meningkatkan kondisi ekonomi Bali. Selama ini pariwisata menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah.

“Tingkat vaksinasi di Bali juga tinggi, yaitu 99% untuk dosis pertama dan hampir 90% untuk dosis kedua. Bali sudah siap menerima wisatawan mancanegara (wisman) kembali dengan prosedur yang telah dibangun bersama pemerintah pusat dan daerah,” ucap Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Henky Manurung, seperti dikutip dari cnbcindonesia.com (14/10/2021).

Dalam rangka menyambut wisman, imbuhnya, telah dilakukan simulasi kedatangan pesawat, penerimaan di bandara, proses karantina, serta prosedur-prosedur lain sesuai protokol kesehatan juga telah dibahas dan ditetapkan. Bali pun telah menerapkan standarisasi Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability (CHSE) di berbagai tempat.

“Sertifikasi CHSE dan animo pelaksana usaha wisata yang bagus ini penting, tidak hanya untuk pengunjung tapi juga untuk pekerja. Bekerja di tempat yang sehat, dikunjungi orang-orang yang sehat, berwisata di tempat-tempat yang sehat. Ini adalah narasi baru pola kehidupan ke depannya,” kata Henky.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), mengatakan bahwa Bali telah menyiapkan 35 hotel karantina. Ada 55 hotel lainnya yang juga telah mengajukan diri. Hotel karantina ini diharuskan memiliki sertifikat CHSE, memiliki akses terpisah antara tamu reguler dan tamu karantina, serta memiliki kerja sama dengan rumah sakit terdekat.

Meskipun pemerintah telah menyiapkan fasilitas dengan proteksi maksimal, pemerintah tetap mengimbau wisatawan untuk patuh menerapkan protokol kesehatan dengan baik guna mencegah terjadinya penularan. Wisatawan tetap harus menerapkan 5M dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Total
0
Shares
Previous Article

MENGENAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DARI BUBARNYA WARKOPI

Next Article

BUKA KANTOR DI SOLO, SHOPEE SIAP PEKERJAKAN 2.000 KARYAWAN BARU DAN DUKUNG UMKM SETEMPAT

Related Posts