PEMILIK PESANTREN PERKOSA 12 SANTRIWATI DI BAWAH UMUR

Seorang guru sekaligus pemilik pesantren di Cibiru, Bandung, bernama Herry Wirawan, terancam hukuman 20 tahun penjara karena telah memerkosa 12 santriwatinya. Dia didakwa Pasal 81 ayat (1), ayat (3) juncto Pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 65 KUHP. Pasal ini mengatur tentang kekerasan seksual pada anak.

Seorang guru sekaligus pemilik pesantren di Cibiru, Bandung, bernama Herry Wirawan, terancam hukuman 20 tahun penjara karena telah memerkosa 12 santriwatinya. Dia didakwa Pasal 81 ayat (1), ayat (3) juncto Pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 65 KUHP. Pasal ini mengatur tentang kekerasan seksual pada anak.

“Ancamannya 15 tahun, tapi perlu digarisbawahi di situ ada pemberatan karena sebagai tenaga pendidik, jadi ancamannya menjadi 20 tahun,” ujar Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Riyono, seperti dikutip dari kumparan.com (9/12/2021).

Sebelumnya, Herry dilaporkan ke pihak yang berwajib karena telah memerkosa 12 santriwatinya yang berusia di bawah umur pada rentang tahun 2016 – 2021. Diketahui, dia melakukan kekerasan kepada para korban di berbagai tempat. Mulai dari pesanten, apartemen, hingga hotel yang tersebar di Kota Bandung.

Herry membujuk rayu korban dengan alasan istrinya sedang tidak bisa melayaninya dan meminta korban untuk menggantikan istrinya. Dia pun tak peduli tengan teriakan histeris dan tangisan penuh ketakutan dari para korban. Bahkan, Herry pernah memaksa korbannya yang sedang haid untuk tetap berhubungan.

“Ada empat anak korban yang sudah hamil,” ucap Jaksa dari Kejaksaan Republik Indonesia Bandung, Agus Mudjoko, seperti dikutip dari kumparan.com (8/12/2021).

Total, sudah ada delapan anak yang dilahirkan oleh korban-korban Herry. Para korban yang kebanyakan masih berusia 16 dan 17 tahun itu pun mengalami trauma atas perbuatan pelaku.

Saat ini, kasus Herry masih bergulir di pengadilan. Semoga dia mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya ya.

Total
0
Shares
Previous Article

SURVEI: JOMBLO DI INDONESIA DAPAT TEKANAN UNTUK MENIKAH LEBIH BESAR DARI MASYARAKAT DARIPADA KELUARGA

Next Article

TIKTOK AKAN JADI APLIKASI TERLARIS DI SELURUH DUNIA TAHUN INI

Related Posts