PEMERINTAH AKAN PERPANJANG MASA KARANTINA JADI 14 HARI JIKA KASUS OMICRON MENINGKAT

Pemerintah berencana memperpanjang masa karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari luar negeri menjadi 14 hari pada awal 2022. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kebijakan ini akan diberlakukan kalau ada peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron dalam sepekan ke depan.

Pemerintah berencana memperpanjang masa karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari luar negeri menjadi 14 hari pada awal 2022. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kebijakan ini akan diberlakukan kalau ada peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron dalam sepekan ke depan.

“Kalau dalam beberapa hari ini terjadi suatu peningkatan Omicron yang sedemikian atau jumlah yang terpapar itu banyak, maka menjelang atau di awal tahun kita akan menetapkan 14 hari, tapi ini menjadi opsional,” ucapnya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari kompas.com (21/12/2021).

Budi memaparkan, penyebaran varian Omicron terus meluas di Indonesia. Sudah ditemukan beberapa kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air.

Berdasarkan informasi dari juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, sudah ada tiga kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Lebih lanjut, sejauh ini ada 60 orang kontak erat dari tiga kasus positif tersebut. 60 orang itu masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah mereka tertular virus SARS-CoV-2 varian Omicron atau tidak.

Melihat kenyataan tersebut, Budi mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri, apalagi kalau tidak urgen. Imbauan yang sama juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

“Daripada 14 hari dikarantina, ya sebaiknya menunda dululah ke luar negeri, apalagi kalau ke luar negerinya itu tidak urgen-urgen amat,” kata dia.

Apa tanggapan kalian kalau masa karantina benar-benar diperpanjang dari 10 hari jadi 14 hari?

Total
0
Shares
Previous Article

NGAKU JADI JOKI, PRIA INI SUDAH 16 KALI DISUNTIK VAKSIN COVID-19

Next Article

GARUDA INDONESIA HANYA PERTAHANKAN LIMA DESTINASI INTERNASIONAL TAHUN DEPAN

Related Posts
Read More

BPJS KESEHATAN BAKAL JADI SYARAT BIKIN SIM, NAIK HAJI, HINGGA JUAL BELI TANAH

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewajibkan masyarakat yang ingin membuat SIM, SKCK, dan STNK, melaksankan ibadah haji atau umrah, serta melakukan jual beli tanah untuk memiliki kartu BPJS Kesehatan. Instruksi ini tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terbit pada 6 Januari 2022.