NILAI EKONOMI DIGITAL INDONESIA TAHUN INI DIPERKIRAKAN CAPAI RP 994 TRILIUN

Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp 994 triliun tahun ini. Angka ini berasal dari perhitungan total volume barang dagangan kotor (Gross Domestic Value / GMV).

Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp 994 triliun tahun ini. Angka ini berasal dari perhitungan total volume barang dagangan kotor (Gross Domestic Value / GMV).

Perhitungan tersebut dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain Company dan dimasukkan dalam laporan dua tahunan “Roaring 20s: The SEA Digital Decade”. Mereka mengumpulkan data dari Google Trends, insight dari Temasek, analisis dari Bain & Company, informasi dari kalangan industri, dan wawancara dengan ahli.

Laporan tersebut mengungkap, semua sektor ekonomi digital Indonesia mengalami pertumbuhan kuat. E-commerce menjadi sektor paling kuat dengan nilai yang melesat 52 persen (year-on-year).

GMV e-commerce Indonesia diproyeksikan tumbuh dari 35 miliar dollar AS pada 2020 menjadi 53 miliar dollar AS tahun ini. Sementara itu, pertumbuhan tahunan majemuk ditaksir naik 18 persen menjadi 104 miliar dollar AS hingga 2025. 

“Penambahan 21 juta konsumen digital baru sejak awal pandemi juga mendorong pertumbuhan yang lebih besar di sektor e-commerce dengan 72 persen di antaranya berasal dari wilayah non-kota besar besar,” ujar Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, seperti dikutip dari cnnindonesia.com (18/11/2021).

Setelah e-commerce, sektor lain yang pertumbuhannya juga cukup baik adalah transportasi dan makanan. Sektor ini tumbuh 36 persen (year-on-year) dari GMV 5,1 miliar dollar AS pada 2020 menjadi 6,9 miliar dollar AS 2021.

“Pada 2021, 55 persen pengguna baru layanan transportasi online di Asia Tenggara memakai layanan ini setidaknya seminggu sekali dibanding 38 persen pelanggan lama,” ucap Randy. Selanjutnya ada sektor media online yang tumbuh 48 persen (year-on-year). Nilainya tumbuh dari 4,3 miliar dollar AS menjadi 6,4 miliar dollar AS.

Total
0
Shares
Previous Article

WHO PERKIRAKAN JUMLAH PEROKOK DI DUNIA BAKAL TURUN 30 JUTA ORANG DALAM 5 TAHUN

Next Article

META PAMERKAN SARUNG TANGAN HAPTIC. SEPERTI APA?

Related Posts