NGAKU JADI JOKI, PRIA INI SUDAH 16 KALI DISUNTIK VAKSIN COVID-19

Di media sosial, beredar sebuah video dari seorang pria bernama Abdul Rahim yang mengaku sudah 16 kali disuntik vaksin Covid-19. Warga Pinrang, Sulawesi Selatan, tersebut mengatakan bahwa 14 suntikan di antaranya dilakukan untuk menggantikan warga lain yang enggan divaksinasi tetapi ingin mendapatkan sertifikat vaksin. Jadi, Abdul bisa disebut sebagai joki vaksin.

Di media sosial, beredar sebuah video dari seorang pria bernama Abdul Rahim yang mengaku sudah 16 kali disuntik vaksin Covid-19. Warga Pinrang, Sulawesi Selatan, tersebut mengatakan bahwa 14 suntikan di antaranya dilakukan untuk menggantikan warga lain yang enggan divaksinasi tetapi ingin mendapatkan sertifikat vaksin. Jadi, Abdul bisa disebut sebagai joki vaksin.

“Saya Abdul Rahim. Saya telah melakukan vaksinasi, 14 orang pengganti vaksinasi. Adapun suntikannya yang disuntikkan 16 kali, upah yang dikasih antara Rp100-800 ribu,” ucapnya dalam video, seperti dikutip dari merdeka.com (20/12/2021).

Menanggapi pengakuan dari Abdul tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, Dyah Puspita Dewi, menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah videonya viral. Menurutnya, perlu pembuktian lebih dalam apakah pengakuan Abdul benar atau bohong belaka.

“Pihak puskesmas awalnya juga tidak pernah tahu kalau orang tersebut ternyata sudah berkali-kali pindah dan divaksin,” kata Dyah.

Padahal, orang yang hendak melakukan vaksinasi biasanya harus mendaftar dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) terlebih dahulu. Kemudian, warga harus menjalani screening kelayakan vaksin. Jadi, cukup aneh Abdul bisa mendapat suntikan vaksin berkali-kali.

Dyah mengaku, pihaknya telah membuat laporan terkait kasus tersebut ke kepolisian. Proses pembuktian akan kebenaran ucapan Abdul diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian.

Total
0
Shares
Previous Article

BOSEN DENGER 'WONDERWALL'? PARA PENGUNJUNG PUB INI DENGERIN BAND COVER NOASIS MENYANYIKANNYA 3 MALAM BERTURUT-TURUT!

Next Article

PEMERINTAH AKAN PERPANJANG MASA KARANTINA JADI 14 HARI JIKA KASUS OMICRON MENINGKAT

Related Posts