MOTOR TERBANG SIAP MENGUDARA, INI PERKIRAAN DAMPAKNYA BAGI LINGKUNGAN

Pernah enggak kamu membayangkan bisa naik motor di udara? Tak perlu berandai-andai lagi. Dua tahun lagi, kamu bisa merasakannya secara langsung, nih.

Pernah enggak kamu membayangkan bisa naik motor di udara? Tak perlu berandai-andai lagi. Dua tahun lagi, kamu bisa merasakannya secara langsung, nih.

Yup, setelah taksi, kini giliran motor terbang yang siap mengudara. Perusahaan asal California, Jetpack Aviation, mengumumkan kalau mereka telah sukses menguji motor terbang prototipenya pada Agustus 2021.

Melansir dari cnnindonesia.com (7/9/2021), motor terbang tersebut bernama Speeder. Terdapat dua jenis Speeder yang dibuat, yaitu untuk rekreasional dan militer.

Jetpack Aviation mengklaim Speeder rekreasional merupakan kendaraan penumpang vertical take-off and landing bertenaga turbin pertama di dunia. Kemampuan terbang motor tersebut mencapai 15 ribu kaki dan dapat dikendalikan dengan kecepatan 241 km. Kabarnya, kendaraan ini sangat stabil sehingga tidak membutuhkan pilot berpengalaman untuk menerbangkannya.

Di salah satu jenis Speeder rekreasional, yaitu Ultralight Version (UVS), Jetpack Aviation membatasi pengendara hanya bisa membawa lima galon bahan bakar dan kecepatan maksimum 100 km/jam. Namun, untuk jenis satu lagi yang bernama Experimental Version (EVS), mereka tidak membatasi bahan bakar dan kecepatannya.

Karena Speeder bertenaga turbin, maka kemungkinan besar bahan bakarnya menggunakan (aviation turbine) avtur. Lalu, seperti apa dampak avtur bagi lingkungan?

Avtur merupakan bahan bakar yang biasa digunakan untuk pesawat terbang. Melansir dari media.neliti.com (1/6/2017), avtur berpotensi menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrogen oksida (NOx), karbon monoksida (CO), dan sulfur dioksida (SO2).

Total
0
Shares
Previous Article

PEMERINTAH UJI COBA BUKA 20 TEMPAT WISATA

Next Article

TERBESAR KE-2 DI DUNIA, SEBERAPA MELIMPAH TIMAH RI?

Related Posts