“MINDSET” YANG DIMILIKI SEORANG JUARA

m suatu hal, kerja kerasmu harus diiringi dengan pola pikir yang positif. Tanamkan dalam pikiranmu kalau kamu bisa menjadi seorang juara.

“Hidupmu sebagus pola pikirmu”. “Pola pikir adalah segalanya”.

Kedua kutipan di atas menggambarkan kekuatan pola pikir. Mindset yang positif akan menghasilkan hidup yang positif, dan sebaliknya.

Jadi, kalau kamu mau menjadi seorang juara dalam suatu hal, kerja kerasmu harus diiringi dengan pola pikir yang positif. Tanamkan dalam pikiranmu kalau kamu bisa menjadi seorang juara.

Melansir dari idntimes.com (7/11/2021), ada beberapa pola pikir yang biasa diterapkan seorang juara. Apa saja?

  1. Semua diraih dengan kerja keras

Supaya dapat menjadi juara, kamu harus percaya kalau kamu bisa. Seorang juara juga meyakini kalau kesuksesan hanya bisa diraih dengan kerja keras. Ia tidak percaya dengan yang namanya bakat alami karena bakat baru bisa berkembang kalau orang rajin melatih dan menambah pengetahuan tentang bakat tersebut.

  • Kritikan bisa membuat lebih baik

Seorang juara tak bersikap antipati terhadap kritikan. Ia percaya kalau kritikan sebenarnya adalah masukan yang bisa membuatnya menjadi lebih baik. Saat menerima kritikan, mereka akan semakin termotivasi untuk memperbaiki kesalahannya dan menjadi lebih andal lagi.

  • Pujian dapat “membunuh”

Mendengar pujian memang menyenangkan, tetapi sebenarnya pujian bisa “membunuh”. Pujian bisa membuat orang yang mendengarnya merasa cepat puas dan tak mau berusaha lagi. Akhirnya, keahliannya malah menurun dan tak pernah dipuji lagi. Karena itu, seseorang dengan mental juara tak akan cepat puas ketika mendapat pujian.

Itulah tiga pola pikir yang biasa dimiliki seorang juara. Yuk, coba latihan menerapkan ketiga mindset ini dalam kehidupanmu sehari-hari agar kamu juga bisa menjadi seorang juara!

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Article

BERUSIA 1 TAHUN, “GENSHIN IMPACT” JADI GIM DENGAN PENDAPATAN TERBESAR KETIGA DI DUNIA

Next Article

TANDA-TANDA KAMU PERLU REHAT DARI MEDIA SOSIAL YANG “TOXIC”

Related Posts