Mengungkap Permasalahan Kenapa Orang Suka Lupa Balas Chat

Lupa membalas chat seringkali jadi permasalahan yang dialami oleh sebagian orang. Nggak hanya bagi muda-mudi di Indonesia, namun juga bagi para orang tua. Lantas, kenapa sih hal ini bisa terjadi?

Menurut psikolog klinikal asal Amerika Serikat, Barbara Greenberg, lupa membalas chat terjadi karena adanya anggapan bahwa chatting bukanlah komunikasi yang penting. Pemikiran ini berujung membuat orang merasa pesan ini bisa dibalas nanti-nanti. Akhirnya, pesan pun jadi lupa dibalas.

Kemudian, ada pula yang merasa chat sudah dibalas padahal dibalasnya dalam hati. Biasanya, mereka hanya melihat pop-up chat yang muncul di laman notifikasi, dan hanya ditanggapi dalam hati. Akibatnya, muncul efek delusi yang merasa chat telah dibalas padahal nggak sama sekali.

Ada juga yang menganggap kalau komunikasi melalui pesan dapat menimbulkan perasaan ofensif lantaran nggak bisa mengetahui secara langsung intonasi dan ekspresi lawan bicaranya. Jadi, mereka merasa enggan untuk membalas chat.

Terakhir, memang ada kok orang yang cenderung pemilih untuk membalas chat. Mereka akan membalas chat orang-orang yang dianggap dekat, meskipun pesan yang dikirim nggak begitu penting. Sementara, teruntuk orang yang nggak terlalu dekat pesan berpotensi diabaikan.

Akan tetapi, lo harus mulai mengurangi tindakan seperti ini, ya. Pasalnya, Greenberg menegaskan hal ini menimbulkan kesan yang kurang baik untuk penerima karena sang pengirim pesan merasa diabaikan hingga menimbulkan rasa overthinking.

Hayo ngaku, siapa yang sering begini?

Total
0
Shares
Previous Article

Slogan Baru Jakarta: Sukses Jakarta untuk Indonesia

Next Article

Pemerintah Akan Hapus Sistem Bayar Tol dengan Kartu

Related Posts