MEMBONGKAR PERPUTARAN NARKOTIKA DI DUNIA HIBURAN, KENALI KERUGIANNYA!

Kasus narkoba di kalangan selebritas bukan berita asing. Terbaru, komika dan aktor Coki Pardede ditangkap polisi atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba pada Rabu (1/9/2021).

Kasus narkoba di kalangan selebritas bukan berita asing. Terbaru, komika dan aktor Coki Pardede ditangkap polisi atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba pada Rabu (1/9/2021).

Barang bukti yang diamankan dari Coki adalah narkotika jenis sabu. Dia menggunakan sabu lewat suntikan.

Tertangkapnya Coki menambah deretan artis yang pernah berurusan dengan hukum karena narkotika. Kira-kira gimana ya caranya pihak kepolisian yang bisa mengungkap perputaran narkotika di dunia hiburan?

Melansir dari liputan6.com, ada beberapa langkah proses pembongkaran perputaran narkotika di dunia hiburan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Pertama, menerima aduan dari warga yang tinggal di sekitar kediaman sang selebritas.

Setelah menerima aduan, pihak kepolisian akan mengintai selebritas yang bersangkutan dan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat selama beberapa bulan. Kemudian, pihak kepolisian akan memutus transaksi dan melakukan penangkapan.

Menurut sosiolog Musni Umar, seperti dikutip dari sindonews.com (1/2/2021), ada beberapa alasan mengapa selebritas tetap menggunakan narkotika walau sudah banyak teman-teman seprofesinya yang tertangkap. Salah satunya, selebritas menjadikan narkoba sebagai sarana untuk merasakan kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup.

Selain itu, narkoba juga dianggap dapat meningkatkan tingkat sosial para selebritas. Karena itu, mereka tak ragu merogoh kocek dalam untuk membelinya. Lebih lanjut, selebritas juga menggunakan narkoba sebagai booster untuk menghilangkan rasa lelah dari bekerja yang tak menentu waktunya.

Efek samping narkotika

Banyak pihak, tak hanya selebritas, menganggap narkoba dapat mendatangkan kebahagiaan dan kekuatan bagi tubuh. Padahal, efek samping yang dihasilkan narkoba untuk kesehatan tubuh lebih banyak daripada manfaatnya.

Melansir dari alodokter.com, rasa kecanduan pada narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental penggunanya. Bahkan, keselamatan diri pengguna pun dapat terancam. Secara lebih rinci, berikut beberapa efek samping narkoba bagi kesehatan tubuh:

  1. Gangguan fungsi otak

Penggunaan narkoba dalam jangka panjang dapat memicu perubahan pada sel syaraf dalam otak. Akibatnya, dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam berpikir, menurunkan daya ingat dan konsentrasi, serta kesulitan mengambil keputusan yang benar.

  • Ketidakseimbangan elektrolit

Beberapa jenis narkoba dapat memicu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Bila dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat menyebabkan penggunanya mengalami kejang, serangan panik, halusinasi, nyeri dada, dan perilaku agresif.

  • Halusinasi

Penggunaan mariyuana atau ganja dapat menyebabkan efek samping berupa halusinasi, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, gangguan kecemasan, serta paranoid.

  • Kejang dan kematian

Penyalahgunaan sabu-sabu, opium, dan kokain, dapat menyebabkan perilaku psikotik, kejang-kejang, hingga kematian akibat overdosis.

  • Gangguan kualitas hidup

Narkoba juga dapat mengganggu kualitas hidup penggunanya. Misalnya, berurusan dengan lingkungan sosial dan pihak kepolisian akibat mencuri demi mendapatkan uang untuk membeli narkoba.

Nah, banyak kan efek samping narkoba bagi tubuh. Yuk, sayangi tubuh dengan menghindari penggunaan narkoba!

Total
0
Shares
Previous Article

ASYIK, KEMENKES TURUNKAN HARGA TES ANTIGEN

Next Article

LAGU THIS IS INDONESIA MILIK ATTA HALILINTAR TERPAMPANG DI TIMES SQUARE

Related Posts