LIMA BUMN SIAP KUCURKAN INVESTASI KE 50 “START-UP”

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap memberikan dukungan penuh bagi perkembangan perusahaan rintisan berbasis teknologi atau start-up di Indonesia.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap memberikan dukungan penuh bagi perkembangan perusahaan rintisan berbasis teknologi atau start-up di Indonesia. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan bahwa investasi untuk start-up dan penciptaan ekosistem yang mendukung pengembangan start-up menjadi bagian besar program tranformasi BUMN.

Salah satu bentuk dukungan tersebut, kata Erick, adalah BUMN membentuk venture capital untuk berinvestasi di start-up. Erick telah memberikan izin kepada lima BUMN untuk berinvestasi di start-up

Kelima BUMN tersebut adalah PT. Telkom Indonesia, PT. Telkomsel, PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI), Mandiri Capital, dan PT. Bank Negara Indonesia (BNI). Tidak tanggung-tanggung, kelima BUMN ini akan mengucurkan dana untuk 50 start-up.

“Telkom berinvestasi di 57 start-up, Telkomsel 15, BRI 15, Mandiri Capital 15, saya juga berikan kesempatan BNI untuk mulai masuk tapi cukup lima. Karena kebiasaan BUMN kalau diberikan banyak, semua ikut investasi. Nanti start-up kebakaran semua (bakar uang),” kata dia.

Erick melanjutkan, Kementerian BUMN juga menunjukkan dukungan dengan mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meluncurkan program besar terkait dengan pelatihan start-up. Rencananya, program ini akan diluncurkan pada minggu ke-dua Desember 2021.

“Setelah launching kita akan training 10.000 start-up agar berkelanjutan. Lalu, undang 10 top investor,” ujar Erick. Adapun alasan pemerintah ingin mengembangkan start-up adalah peluang pasar ekonomi digital di Indonesia dianggap menjanjikan. Peluang ini tentu harus dimanfaatkan dengan optimal agar Indonesia bisa menjadi pemain utama dan pemenang persaingan.

Total
0
Shares
Previous Article

MAHASISWA UGM OLAH KULIT SALAK JADI PERMEN ANTIDIABETES

Next Article

PERJALANAN SEPATU COMPASS HINGGA TERPAMPANG DI SUDUT-SUDUT JAKARTA

Related Posts