KISAH JATUH BANGUN RAFFI AHMAD SELAMA 20 TAHUN HINGGA BISA JADI PENGUSAHA SUKSES

Raffi Ahmad tak hanya dikenal sebagai entertainer, tetapi juga pengusaha sukses. Sosok yang kini dikenal sebagai “Sultan Andara” ini memiliki usaha rumah produksi bernama RANS Entertainment.

Raffi Ahmad tak hanya dikenal sebagai entertainer, tetapi juga pengusaha sukses. Sosok yang kini dikenal sebagai “Sultan Andara” ini memiliki usaha rumah produksi bernama RANS Entertainment.

Berdiri pada 2015, RANS Entertainment bergerak di bidang rumah produksi dan saluran YouTube. Di kanalnya, RANS Entertainment mengusung berbagai genre. Mulai dari vlog, kuliner, musik, perjalanan, hingga agama.

RANS Entertainment pun pernah memproduksi serial web dan serial animasi. Bahkan, mereka juga membuat divisi PUBG mobile untuk RANS ESPORTS dengan nama tim Rans Glory.

Kanal RANS Entertainment di YouTube disebut memiliki penghasilan tertinggi kedua. Pendapatannya sebulan antara Rp 679 juta – Rp 10,87 miliar.

Melihat keberhasilan RANS Entertainment, Raffi pun bisa terbilang sebagai pengusaha sukses. Namun, tahukah kamu kalau dia telah mengalami proses jatuh bangun selama 20 tahun hingga bisa seperti sekarang ini?

Melansir dari indozone.id (28/11/2021), Raffi mulai membangun bisnis sejak usia 17 tahun. Sayangnya, bisnisnya itu tidak bertahan lama dan harus gulung tikar.

“Dari 17 tahun aku punya klub di bali, tutup. Restoran banyak tutup. Dari itu aku belajar-belajar,” kata Raffi.

Dirinya mengaku terus memupuk semangat untuk membuka bisnis sendiri meski telah menemui berbagai kegagalan. Raffi menyadari tidak akan selamanya bisa menekuni dunia entertainment.

“Aku menyadari usiaku sekarang 35 tahun. Gak mungkin ‘hai guys’ terus. Tapi entertainment tetap jadi passion aku, nanti aku jadiin hobi,” ujarnya.

Raffi menjelaskan, salah satu cara yang ia lakukan untuk bisa tetap bertahan di dunia bisnis adalah berkolaborasi dengan berbagai pihak lain. Ia bersama timnya juga terus menyesuaikan dengan perkembangan era digital.

Berkat usahanya tersebut, RANS Entertainment berhasil terus bertahan dan berkembang. Dimulai dari tiga orang karyawan, kini hampir 500 orang sudah tergabung di dalamnya.

(Written by: Cahyu CA)

Total
0
Shares
Previous Article

E-sports Dikabarkan Akan Masuk Kurikulum Sekolah. Benarkah?

Next Article

CEGAH VARIAN OMICRON MASUK, WAKTU KARANTINA WNA DAN WNI DARI LUAR NEGERI DITAMBAH JADI 7 HARI

Related Posts