Kenapa Kita Suka Banget Stalking Medsos Orang

Menyelami media sosial (medsos) menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan oleh sebagian orang untuk melepas penat setelah beraktivitas seharian. Biasanya, Instagram atau TikTok dianggap sebagai media sosial andalan untuk diselami.

Tak ayal, banyak informasi-informasi menarik yang bisa didapat. Namun, ada pula yang membuka media sosial hanya untuk stalking orang lain saja. Kenapa sih, kita hobi nge-stalk orang?

Sejak hadirnya media sosial, setiap orang bisa mendapatkan informasi apapun hanya melalui satu akun saja. Mulai dari fashion guide, tutorial memasak, edukasi mental health, bahkan informasi terbaru dari sang mantan kekasih juga bisa didapat.

Nah, setiap media sosial memiliki fitur ‘explore’ atau ‘search’ untuk membantu kita meng-eksplor apapun yang disuka. Makanya, jadi banyak akun-akun bisnis, influencer, maupun orang biasa yang muncul di ‘explore’ dan sesuai dengan selera kita. Meskipun, nggak menutup kemungkinan kalau memang ada akun yang jauh dari preferensi kita.

Lalu, apa hubungannya dengan kebiasaan stalking? Gini, selain memunculkan akun-akun yang sesuai preferensi kita, medsos seperti Instagram akan menampilkan postingan terbaik dari akun-akun tersebut yang membuat kita tertarik untuk nge-stalking. Entah karena penampilan fisiknya, gaya berpakaiannya, serta faktor lainnya, intinya bikin kita tertarik untuk menyelami profilnya lebih dalam alias kepo.

Alasan selanjutnya, karena merasa bosan. Ada lho, orang yang bisa menghabiskan waktu mereka berjam-jam di media sosial karena stalking orang. Biasanya sih, yang begini karena merasa kesepian atau memang lagi melepas penat supaya kreativitas kembali meningkat. Jadinya, stalking orang dipilih karena dianggap sebagai kegiatan yang menyenangkan.

Gimana nggak, rasanya asyik banget memang melihat kehidupan orang-orang lain yang cenderung lebih baik dan lebih mewah dari kita.

Terakhir, emang hobi stalking orang sudah menjadi penyakit yang mendarah daging, terutama mantan. Baik itu mantan gebetan maupun mantan kekasih. Biasanya sih, karena ingin tahu apa kesibukannya, apakah sudah punya gandengan baru atau belum, hingga memastikan apakah dia lebih bahagia dari kita.

Intinya, apapun alasannya jangan sampai tindakan kita membuat orang nggak nyaman. Terlepas itu hanya dari media sosial semata. Tetap jaga sikap, ambil yang baik dan buang buruknya.

Source Photo from Unsplash/Daniel Fam

Total
0
Shares
Previous Article

Mengenang Karakter Pak Ogah di Serial "Si Unyil"

Next Article

Menjelang 2023, Ini Tren yang Bakal Muncul di Kalangan Gen Z

Related Posts