Kenapa Desain Grafis di Indonesia Sering Dipandang Sebelah Mata?

Di Indonesia, banyak berbagai jenis profesi yang dilakoni. Dari berbagai profesi tersebut, yang paling banyak digandrungi adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengusaha, hingga bekerja di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Namun, ada pula profesi yang sering dipandang sebelah mata. Salah satu dari sekian banyak profesi tersebut adalah desain grafis alias graphic designer. Ironisnya, meskipun kini industri kreatif mulai bergerak maju, namun masih ada sebagian orang yang menganggap remeh pekerjaan desain grafis.

Contohnya, ketika desainer grafis memasang tarif atas jasanya pasti akan ada oknum yang bilang “kok mahal banget?”, “gabisa 20 ribu aja? Desain kan gampang”.

Rupanya, adanya stereotipe ini muncul karena banyak jenis-jenis desain yang mengusung konsep simpel dan minimalis sehingga orang-orang menganggap hal itu mudah dilakukan dan tidak akan memakan waktu lama.

Ditambah dengan kemunculan platform yang menyediakan template desain secara gratis. Apalagi, banyak tempat-tempat percetakan yang menjual jasa desainnya lengkap dengan biaya cetak serta memiliki harga yang cukup murah. Hal inilah yang membuat sebagian masyarakat kita berpikir kalau desain semudah dan semurah itu.

Padahal, kalau lo menggunakan jasa desain grafis, lo bukan hanya membayar skill-nya tetapi juga waktunya yang dihabiskan selama berjam-jam di depan layar untuk merampungkan desain tersebut.

Nah, bagi lo para desain grafis yang nggak mau lagi dibayar dengan upah terlalu rendah, lo bisa lakukan hal ini. Pertama, memperkaya kemampuan desain lo. Setiap pekerjaan pastinya butuh peningkatan, tentunya dalam hal kemampuan. Lo bisa memulai untuk belajar model-model desain dalam berbagai konsep, seperti minimalis, elegan, atau jenis-jenis lainnya.

Kedua, jangan mau menurunkan harga, melainkan pasang tarif penawaran lengkap dengan solusi. Misalnya, dengan budget Rp 7 juta apa benefit yang akan klien lo dapatkan. Semisal calon klien menawar dengan harga yang terlalu rendah, nggak jadi masalah kok untuk menolak dengan tegas.

Buat lo para desain grafis, siapa nih yang bisa relate?

Source Photo from Muse Media/Nafyh

Total
0
Shares
Previous Article

Tinggal 4 Hari Lagi Menuju Vindes Sport Tiba Tiba Tenis!

Next Article

Kehlani Akan Manggung di Jakarta pada Februari 2023

Related Posts