KEMENPAREKRAF BLOKIR GAME FORTNITE UNTUK ANAK-ANAK

Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno telah mengamati kontroversi game Fortnite yang sedang berlangsung.

Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno telah mengamati kontroversi game Fortnite yang sedang berlangsung. Kontroversi ini muncul saat ada bagian dari game tersebut yang mewajibkan pemainnya untuk menghancurkan sebuah bangunan mirip Kabah.

Sandiaga Uno pun segera menginstruksikan jajarannya untuk memblokir game aksi tersebut agar terjauhkan dari anak-anak. Permainan tersebut dinilainya dapat memicu perilaku tidak menghormati antar umat beragama, mendorong aksi kekerasan dan berpotensi penistaan agama.

“Lima kali sehari minimal kita menghadap Kabah, dari mana pun kita di dunia untuk menunaikan salat wajib atau salat sunnah. Dan di game ini saya diberitahu bahwa ada Ikon yang dinilai mirip Kabah yang harus dihancurkan untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya. Menurut saya, ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur, terutama dari segi keagamaan, termasuk kerukunan beragama, ini suatu hal yang sangat sensitif.” ungkapnya.

Sandiaga menganalogikan digitalisasi, termasuk media sosial dan permainan digital layaknya dua mata pisau. Pada satu sisi, digitalisasi dapat membuka peluang usaha serta lapangan kerja. Namun, di sisi lain digitalisasi juga dapat menjadi ancaman yang merugikan.

“Ini potensi, sekaligus ancaman. Oleh karena itu game menjadi pusat perhatian kami saat ini. Kami pastikan agar aplikasi dan pengembangan game ini justru menjadi peluang untuk kita membuka lapangan kerja, menjadi lahan usaha, tapi jangan sampai menciderai nilai-nilai luhur bangsa kita,” tegas Sandiaga Uno.

Total
0
Shares
Previous Article

DITENGAH KETATNYA PPKM DARURAT, 20 TKA ASAL CHINA MASUK KE MAKASSAR

Next Article

PENERAPAN PPKM DARURAT BISA LEBIH LAMA APABILA MASYARAKAT TIDAK PATUH ATURAN

Related Posts
Read More

PLN BUKTIKAN MOBIL LISTRIK JAUH LEBIH HEMAT

PT PLN (Persero) melakukan uji coba mobil listrik antar Jakarta - Bandung untuk membuktikan penghematan yang bisa dirasakan masyarakat bila menggunakan mobil listrik. Perjalanan yang dilakukan pada Sabtu (13/11/2021) ini diikuti oleh jajaran direksi PLN.