KASUS OMICRON BERTAMBAH, PEMERINTAH AKAN TERAPKAN KEBIJAKAN MICRO LOCKDOWN DI LIMA PROVINSI

Pemerintah berencana menerapkan micro lockdown di lima provinsi. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mencegah penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron yang semakin merebak di Indonesia. Diketahui, kini sudah ada 46 kasus Omicron di Tanah Air.

Pemerintah berencana menerapkan micro lockdown di lima provinsi. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mencegah penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron yang semakin merebak di Indonesia. Diketahui, kini sudah ada 46 kasus Omicron di Tanah Air.

Kebijakan micro lockdown akan diterapkan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Lombok.  Pemerintah memilih kelima provinsi ini karena menjadi tujuan wisata populer selama momen natal dan tahun baru.

Lalu, seperti apa micro lockdown itu? Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan bahwa micro lockdown tak lain adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

“Micro lockdown itu intinya adalah menggunakan PPKM Mikro. Jadi, di samping PPKM Level, dari awal kita sudah menggunakan PPKM Mikro di mana ada satgas-satgas kecamatan,” ucapnya, seperti dikutip dari cnnindonesia.com (27/12/2021).

Tito menjelaskan, satgas di tingkat kecamatan hingga RT akan memantau perkembangan pandemi di daerah masing-masing. Mereka memiliki kewenangan untuk menerapkan lockdown di daerah masing-masing.

“Kalau di kampung itu (kasus melonjak), ya kampung itu saja (di-lockdown). Nanti dibantu bansos segala macam sekalian melakukan treatment kepada mereka,” kata Tito.

Sebelumnya, kebijakan lockdown telah diterapkan di Wisma Atlet Jakarta. Rumah sakit darurat Covid-19 ini di-lockdown setelah kasus pertama Omicron terdeteksi.

Total
0
Shares
Previous Article

KOPI KENANGAN JADI PERUSAHAAN F&B UNICORN PERTAMA DI ASIA TENGGARA SETELAH DAPAT PENDANAAN RP 1,3 TRILIUN

Next Article

DUKUNG EKOSISTEM ESPORTS, TELKOMSEL GELAR TURNAMEN BERHADIAH RP 1,1 MILIAR HINGGA FEBRUARI 2022

Related Posts