ILMUWAN OXFORD UNGKAP VARIAN OMICRON LEBIH RINGAN DARIPADA VARIAN COVID-19 PADA AWAL PANDEMI

Ilmuwan sekaligus Profesor Kedokteran di Universitas Oxford, Sir John Bell, menyatakan bahwa varian Omicron bukan penyakit yang sama seperti varian Covid-19 pada awal pandemi.

Ilmuwan sekaligus Profesor Kedokteran di Universitas Oxford, Sir John Bell, menyatakan bahwa varian Omicron bukan penyakit yang sama seperti varian Covid-19 pada awal pandemi. Ia mengatakan, penyakit ini tampak lebih ringan daripada varian yang merebak pada awal pandemi.

Meskipun jumlah rawat inap di rumah sakit meningkat dalam beberapa minggu terakhir, tetapi durasi waktu inap para pasien lebih singkat. Selain itu, imbuh Bell, pasien yang membutuhkan oksigen aliran tinggi juga lebih sedikit.

Hal serupa juga disampaikan oleh sekretaris lingkungan di Inggris, George Eustice.

“Ada dorongan awal dari apa yang kami ketahui di Afrika Selatan bahwa kita memiliki lebih sedikit rawat inap. Selain itu, lamanya waktu mereka dirawat di rumah sakit juga lebih rendah daripada varian sebelumnya,” ucapnya, seperti dikutip dari tribunnews.com (29/12/2021).

Walaupun tampak lebih ringan, para ilmuwan tetap berpendapat penularan Omicron sangat cepat. Itu artinya, jumlah pasien dan kematian di rumah sakit dapat meningkat dengan cepat.

“Tapi jelas kami harus tetap meninjaunya dengan sangat cermat, karena jika kasusnya mulai mengalami peningkatan besar, maka kami perlu bertindak lebih jauh,” kata Eustice.

Meskipun dikatakan lebih ringan, tetapi sebaiknya kita tetap waspada menghadapi varian Omicron ini ya. Patuhi terus protokol kesehatan 5M: mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menjaga jarak, memakai masker, dan menjauhi kerumunan.

Total
0
Shares
Previous Article

LOKASI KURSI PESAWAT YANG AMAN DARI COVID-19 MENURUT ILMUWAN

Next Article

INDOSAT DAN TRI RESMI MERGER 4 JANUARI 2022

Related Posts