HOBI JADI CUAN: KOLEKSI UANG JADUL BISA UNTUNG RATUSAN JUTA RUPIAH

Mengoleksi suatu barang adalah suatu hobi yang kerap dijalani banyak orang. Barang yang dikoleksi pun bermacam-macam.

Mengoleksi suatu barang adalah suatu hobi yang kerap dijalani banyak orang. Barang yang dikoleksi pun bermacam-macam. Mulai dari prangko, jam antik, hingga uang jaman dulu.

Mungkin banyak orang tidak menyadari kalau hobi mengoleksi barang bisa memberikan cuan yang besar. Koleksi uang kuno menjadi salah satu contohnya.

Saat ini, di marketplace banyak uang kuno yang dijual dengan harga mahal. Contohnya, uang kertas Rp 500 bergambar orang utan yang terbit pada 1992 dijual dengan harga Rp 1,5 – 50 juta rupiah.

Melansir dari cnbcindonesia.com (25/11/2021), seorang kolektor uang kuno bernama Yohanes Dicky, mengakui bahwa hobinya itu bisa menjadi salah satu bentuk investasi. Ia hobi mengumpulkan uang kuno sejak kecil dan sudah memiliki semua seri uang rupiah yang pernah terbit. Menurut Yohanes, nilai investasi dari uang yang ia miliki sudah mencapai ratusan juta rupiah.

“Investasinya mungkin sudah mencapai Rp 300 juta sampai Rp 400 juta, karena ngumpulinnya dari kecil,” ujarnya.

Yohanes menambahkan, uang kuno yang paling banyak dicari di kalangan kolektor adalah uang Gulden Belanda seri 1930-an sampai tahun sebelum Indonesia merdeka. Selain itu, uang yang juga banyak dicari ialah uang rupiah yang dicetak Bank Indonesia pada hari peringatan tertentu dan koin Jepang.

“Kalau uang Rupiah kertas yang banyak dicari itu gambar Barong Bali yang ada di pecahan Rp 10.000, itu cukup susah dicari, harganya bisa jutaan hingga ratusan juta, tergantung kondisi. Yang lebih mahal lagi seri hewan tahun 1970-an, itu pecahan Rp 5.000 ada gambar banteng, harganya bisa Rp 60 juta sampai Rp 70 juta,” ucap Yohanes.

Ia menjelaskan, semakin langka uangnya, maka semakin mahal harganya. Bahkan, harga per lembar uang langka bisa seharga mobil baru.

Nah, gimana, tertarik untuk jadi kolektor uang kuno?

Total
0
Shares
Previous Article

ROBOT AI DIWACANAKAN AKAN GANTIKAN PNS. BENARKAH?

Next Article

NAGITA SLAVINA MELAHIRKAN ANAK KEDUA

Related Posts