DPR SAHKAN UU PERPAJAKAN, PAJAK ORANG KAYA NAIK 35 PERSEN

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) baru saja mengesahkan Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan melalui rapat paripurna.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) baru saja mengesahkan Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan melalui rapat paripurna. Dengan disahkannya UU ini, maka tarif pajak untuk orang kaya Indonesia resmi naik.

Melansir dari cnbcindonesia.com (7/10/2021), dalam UU tersebut, pemerintah menambah lapisan tarif Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) menjadi 35 persen bagi masyarakat yang memiliki Penghasilan Kena Pajak (PKP) di atas Rp 5 miliar. Semakin tinggi penghasilan seseorang, kian besar pula pajak yang harus dibayarkan.

“Penambahan lapisan Pajak Penghasilan orang pribadi sebesar 35 persen untuk penghasilan kena pajak di atas Rp 5 miliar dimaksudkan untuk lebih mencerminkan keadilan. Bagi orang pribadi yang lebih mampu harus membayar pajak lebih besar,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.

PKP adalah total penghasilan dalam sebulan atau setahun yang dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Adapun PTKP Indonesia saat ini adalah sebesar Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta per tahun.

“Ini artinya masyarakat dengan penghasilan sampai dengan Rp 4,5 juta per bulan tetap terlindungi dan tidak membayar pajak penghasilan sama sekali,” ujar Yasonna.

Selain itu, pemerintah juga mengubah PKP untuk lapisan pertama yang dikenakan tarif lima persen. Dari sebelumnya Rp 50 juta menjadi Rp 60 juta per tahun.

Yasonna mengatakan, kenaikan batas lapisan tarif terendah tersebut dapat menguntungkan masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. Dengan kebijakan ini, mereka dapat membayar pajak lebih rendah dari sebelumnya.

Total
0
Shares
Previous Article

JAKARTA JADI KOTA KE-4 PALING BANYAK DITONTON DI TIKTOK

Next Article

YOUTUBE HAPUS KONTEN HOAKS TENTANG VAKSIN COVID-19

Related Posts