DARI USAHA NASI KOTAK JADI “START-UP” F&B, INI FAKTOR KESUKSESAN DAILYBOX

Dailybox mengawali bisnis mereka sebagai usaha nasi kotak. Lika-liku perjalanan bisnis telah mereka jalani hingga akhirnya kini bisa mengukuhkan posisinya sebagai start-up di bidang Food and Beverages (F&B).

Dailybox mengawali bisnis mereka sebagai usaha nasi kotak. Lika-liku perjalanan bisnis telah mereka jalani hingga akhirnya kini bisa mengukuhkan posisinya sebagai start-up di bidang Food and Beverages (F&B).

Titik balik bisnis pertama kali Dailybox alami pada pertengahan 2018. Saat itu, konsep makan di tempat masih merajai sektor F&B. Namun, Dailybox telah melihat peluang bahwa layanan pesan antar makanan secara daring akan menjadi tren.

Dailybox pun mulai mengembangkan infrastruktur fisik dan digital untuk mengembangkan model bisnis cloud kitchen. Tak disangka, beberapa tahun kemudian pandemi Covid-19 terjadi dan konsep layanan pesar antar makanan online menjadi sebuah new normal.

“Pandemi COVID19 adalah situasi sulit, termasuk bagi pemain F&B di mal yang harus tutup karena pembatasan kegiatan. Tetapi, berhubung konsep Dailybox memang sudah berbasis cloud kitchen, kami langsung memaksimalkan momentum ini untuk membuka gerai-gerai baru agar bisa hadir lebih dekat dengan Dailypeople,” ucap Co-Founder Dailybox, Kelvin Subowo.

Ia melanjutkan, arahan bisnis Dailybox saat itu adalah membuka gerai baru dengan cepat dan modal minim. Akhirnya, Dailybox pun mulai berkembang dari 15 menjadi 120 lokasi. Mayoritas pendapatan atau 90 persennya berasal dari jasa pesan antar daring.

Bisnis Dailybox semakin berkembang ketika mendapat pendanaan seri A yang dipimpin oleh VertexVentures dengan Kinesys Group sebagai partisipannya. Pendanaan ini mereka dapatkan pada Juli 2021.

Founder dari Kinesys Group, Yansen Kamto, mengemukakan alasannya tertarik untuk berinvestasi di Dailybox. Menurutnya, Dailybox merupakan salah satu merek yang berkembang pesat di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kami mencatat sebelum pandemi, Dailybox hanya berada di 15 lokasi. Ketika pandemi, Dailybox terbukti dapat bertahan dan mengembangkan lokasi hingga ke 120 titik di Indonesia, termasuk Medan dan Pontianak. Ini menunjukkan dua hal,” ucap Yansen.

Hal pertama, imbuhnya, bisnis model Dailybox cukup pandemic-proof. Ke-dua, tim Dailybox cukup jeli dalam beradaptasi dengan keadaan lewat inovasi dan transformasi digital.

Kini, Dailybox telah memiliki gerai terbesarnya di Pontianak dan berkolaborasi dengan berbagai tokoh publik seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Chef Juna Rorimpandey dan Renatta Moeloek juga telah resmi bergabung di Daily Family. Posisi mereka sebagai start-up F&B pun semakin hari semakin kuat.

Total
0
Shares
Previous Article

ASYIK, PT KAI TURUNKAN TARIF RAPID TEST ANTIGEN DI STASIUN

Next Article

MENILIK KONTRIBUSI YANG AKAN DISUMBANGKAN CRAYON KE PASAR CLOUD INDONESIA

Related Posts