DALANG DIBALIK KEMUNCULAN MEREK-MEREK LOKAL DI TIMES SQUARE

Iklan merek kecantikan MS Glow yang nampang di videotron Times Square, New York, Amerika Serikat sedang ramai diperbincangkan orang. Bahkan, iklan ini berhasil menuai pujian orang asing.

Iklan merek kecantikan MS Glow yang nampang di videotron Times Square, New York, Amerika Serikat sedang ramai diperbincangkan orang. Bahkan, iklan ini berhasil menuai pujian orang asing.

Iklan MS Glow For Men tersebut dianggap mematahkan standar kecantikan. Di salah satu video yang viral di Twitter, tampak salah satu warga lokal New York memuji iklan tersebut karena memakai “orang sungguhan”. Brand Ambassador yang dianggap “orang sungguhan” ini ialah komika Babe Cabita dan Marshel Widianto.

“Wah saya sangat menyukainya. Ini luar biasa. Saya harus mengambil video,” ujar warga asing yang ada di video tersebut, seperti dikutip dari liputan6.com (28/8/2021).

Selain MS Glow, sebenarnya ada lima belas merek Indonesia lainnya yang juga sukses nampang di videotron Times Square. Kelima belas merek tersebut ialah Nona, Nona Rara, Soleram, BohoPanna, Sabine and Heem, Letter In Pine, Bonnels, Owners Worldwide, Reclays, Noore, T.V.F, Nyonya Nursing Wear, Wearstatuquo, Koze, dan Sideline.

Kemunculan keenam belas merek lokal di Times Square tak terlepas dari peran “dalang” yang memfasilitasi iklan mereka. “Dalang” mereka tak lain dan tak bukan adalah Hypefast.

Hypefast merupakan perusahaan yang fokus memberikan investasi dan mendorong pertumbuhan merek Indonesia. Perusahaan ini secara aktif melakukan akuisisi atau investasi ke brand lokal di Tanah Air dan mendorong pertumbuhan bisnis secara signifikan dalam waktu yang singkat. Mereka memiliki tim ahli retail lengkap, teknologi untuk efisiensi, dan akses pasar yang mendukung ekspansi bisnis.

“Buat kami ini semacam teaser. Hypefast menargetkan untuk membawa brand-brand lokal ke pasar global dengan cara yang lebih efektif dan scalable pada akhir tahun 2022 nanti. Saat ini fokus kami mempersiapkan infrastruktur dan akses, sehingga bisa jadi solusi jangka panjang,” ucap Achmad Alkatiri, Founder dan CEO Hypefast, seperti dilansir dari swa.co.id (18/8/2021).

Setelah ini, Hypefast juga berencana akan melakukan investasi ke 10 brand lokal terpilih dengan target pendanaan Rp 50 miliar per merek di semester kedua 2021. Merek yang dicari adalah dengan kriteria memiliki omset minimal Rp 500 juta per bulan dan mayoritas penjualan di kanal online seperti marketplace, website, atau media sosial.

Siapa tahu merek kamu bisa jadi salah satu yang terpilih. Mau mencoba?

Total
0
Shares
Previous Article

LAGI, PPKM JAWA – BALI DIPERPANJANG SAMPAI 6 SEPTEMBER 2021

Next Article

LAGI NGETREN, INI KEUNTUNGAN IPO BAGI PERUSAHAAN

Related Posts