Banyak Sarjana Menganggur karena Tidak Sesuai Kebutuhan Pasar

Pengangguran menjadi masalah yang seakan tak pernah berakhir di Indonesia. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, Tingkat Pengangguran Terbuka per Februari 2022 sebesar 5,83 persen.

Ada banyak faktor yang menyebabkan tingkat pengangguran di Indonesia tinggi. Salah satunya, menurut Teuku Riefky selaku Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia, adalah lulusan sarjana yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

Riefky pun menyarankan perusahaan memberikan pelatihan tambahan kepada karyawan baru agar kemampuannya sesuai dengan kebutuhan. Mahasiswa yang masih kuliah di jurusan yang kurang dibutuhkan pasar pun sebaiknya mempersiapkan diri dengan mengikuti kursus keahlian tambahan agar siap memasuki dunia kerja.

Berikut adalah beberapa jurusan yang sarjananya paling banyak menganggur: seni, filsafat, sastra, ilmu sejarah, pendidikan, ilmu kesehatan, dan pertanian. Lalu, jurusan apa yang sarjananya banyak dibutuhkan pasar?

Berdasarkan laporan World Economic Forum, setidaknya ada tujuh jurusan yang dibutuhkan perusahaan. Ketujuh jurusan itu ialah teknik perminyakan, teknik informatika, komunikasi, sains data, administrasi bisnis, teknik robotika dan kecerdasan buatan, serta pemasaran digital.

Nah, buat kamu yang masih mencari jurusan kuliah, kamu bisa mempertimbangkan tujuh turusan yang banyak dicari tersebut. Good luck ya, My Muse!

Doc. Source from Bill Waldorp Daily Lilies via fahimakhter wordpress

Total
0
Shares
Previous Article

Wasit Final Piala Dunia 2022 Akui Buat Kesalahan yang Merugikan Prancis

Next Article

Low Tuck Kwong Resmi Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia

Related Posts