AWAS, NAIK MOTOR SAMBIL MEROKOK BAKAL KENA SANKSI TILANG RP 750 RIBU!

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) merilis Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 12 Tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) merilis Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 12 Tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat. Salah satu pasal di Peraturan Menteri ini menjelaskan tentang larangan merokok dan melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara.

Melansir dari cnnindonesia.com (10/10/2021), pasal 6 huruf c aturan tersebut berbunyi “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor.”

Merokok dianggap dapat mengganggu konsentasi pengendara. Selain itu, merokok juga dapat mengganggu pengendara dan pengguna jalan lain sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Bagi pengendara sepeda motor yang melanggar peraturan tersebut dapat dijerat oleh pasal 283 dengan ancaman denda hingga Rp750 ribu. Pasal tersebut berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750,000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”

Nah, jadi sekarang hati-hati ya kalau mengendarai motor. Jangan sampai kamu diberhentikan polisi karena merokok.

Total
0
Shares
Previous Article

INDONESIA URUTAN TERATAS PEMULIHAN COVID-19 SE-ASIA TENGGARA

Next Article

PENJUALAN SEPATU VANS NAIK DRASTIS 7.800% BERKAT FILM SQUID GAME

Related Posts