AHOK TANTANG DIREKSI PERTAMINA BUKA BUKAAN TAGIHAN KARTU KREDIT RP 30 M

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dikenal Ahok, meminta agar pihak bank buka-bukaan limit kartu kredit perusahaan yang diterimanya.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dikenal Ahok, meminta agar pihak bank buka-bukaan limit kartu kredit perusahaan yang diterimanya. Ini terkait pemberitaan mengenai limit kartu kredit Komisaris Pertamina, di mana ia mengaku mendapatkan fasilitas hingga Rp 30 miliar.

“Minta buka aja tagihan dan pemakaian kartunya di bank mandiri,” ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia, Jumat 18 Juni 2021.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke pihak Pertamina. Limit kartu kredit yang disediakan, kata Arya, hanya berkisar Rp 50 juta-Rp 100 juta per orang.

Limit yang fantastis ini mendasari Ahok membuat kebijakan penghapusan fasilitas kartu kredit korporat dari level manajer, hingga direksi dan komisaris di Pertamina.

“Iya, Komisaris Utama dengan limit Rp 30 miliar,” kata Ahok.

Ahok mengatakan, pencabutan fasilitas kartu kredit korporat ini bertujuan untuk memudahkan perseroan dalam melakukan kontrol dan juga mencegah pemanfaatan yang tidak ada urusannya dengan perusahaan.

“Ya benar (fasilitas kartu kredit dicabut). Untuk permudah kontrol dan pencegah pemanfaatan yang tidak ada urusannya dengan perusahaan,” tegasnya.

sumber : cnbc indonesia

Total
0
Shares
Previous Article

4 PEMUDA KORUT DIHUKUM 12 TAHUN KARENA KETAHUAN NONTON “PENTHOUSE”

Next Article

NINE INCH NAILS, METALLICA, DAN GUNS N' ROSES AKAN TAMPIL DI FESTIVAL MUSIK HELLFEST 2022

Related Posts